Beranda Hukum&Kriminal Terungkap Ini Motif Pelaku Nekat Menusuk Herman

Terungkap Ini Motif Pelaku Nekat Menusuk Herman

94
0
BERBAGI
Pelaku saat diamankan di Mapolrestabes Palembang. (Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Palembang, Beritakajang.com – Terungkap sudah motif penusukan terhadap korban Herman (46), warga Rusun Blok 17 Lantai 3 Kecamatan IB I Kota Palembang yang terjadi di bawah Jembatan Ampera, Selasa (9/11) lalu sekira pukul 16.30 WIB.

Setelah melakukan penyelidikan, Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan pelakunya, Kamis (11/1) sekira pukul 11.30 WIB, di kawasan Pasar 16 Ilir Kota Palembang.

Bersama anggota polisi wanita (polwan) dan dipimpin langsung Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing, pelaku Aslania langsung digiring dan dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk penyidikan lebih lanjut.

Pelaku Aslania (37) saat diwawancarai, nekat menusuk korban lantaran tidak terima perbuatan pelecehan dan kurang ajar yang dilakukan korban kepada dirinya.

“Saya tidak terima tubuh saya dilecehkan, barang saya diambilnya, ponsel dan dompet,” kata dia, Kamis (11/11) diruang Opsnal Pidum dan Tekab 134.

Lanjut dia, korban juga pernah hampir menyetubuhi dan tidak berhasil.

“Dia itu tukang becak, pernah saya hampir disetubuhi, pakaian saya sudah terbuka dan celana sudah turun, namun Alhamdulillah tuhan melindungi sehingga tidak terjadi,” ungkap pedagang di bawah Jembatan Ampera ini.

Menurut Aslania, pisau yang digunakan untuk menusuk itu baru habis dibeli.

“Pisau itu baru saya beli, perlu digunakan untuk memotong-motong saat berjualan pakaian, bantal,” katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan sudah mengamankan pelaku penganiayaan dengan melakukan penusukan yang viral di medsos yang terjadi di bawah Jembatan Ampera.

“Saat ini pelaku seorang perempuan inisial A sudah diamankan Unit Pidum dan Tekab 134 ke Mapolrestabes Palembang. Dan sedang dalam proses pendalaman terkait perbuatannya,” kata Kompol Tri Wahyudi.

Diberitakan sebelumnya, Herman dianiaya dengan ditusuk dan ditendang oleh seorang wanita. Peristiwa ini terjadi di bawah Jembatan Ampera. Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara berlari dan meminta tolong ke Pos Lantas Ampera.

Oleh petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) Pos Ampera, korban langsung dibawa ke RS AK Ghani Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif. Akibatnya, korban mengalami luka tusuk diduga senjata tajam jenis pisau di bagian perut dan pipi sebelah kanan. [Andre]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here