Beranda Hukum & Kriminal Efek Pakai Sabu, Oskar Bacok Teman Sendiri

Efek Pakai Sabu, Oskar Bacok Teman Sendiri

397
0
BERBAGI
Tersangka Oskar saat diamankan Mapolsek Ilir Timur l Palembang. [Sumber Foto : Beritakajang.com/Andre]

Palembang, Beritakajang.com – Anggota Buser Polsek Ilir Timur l berhasil mengamankan seorang pria yang mengamuk sambil membawa parang di Jalan Sudirman dan Ariodila.

Ironisnya lagi, pria tersebut habis membacok temannya sendiri di dalam rumah hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Oskar (30), warga Jalan Airodila 2 Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang ini berhasil diringkus tim Buser Polsek Ilir Timur 1 Palembang di sebelah warung klontong depan makam pahlawan bersama barang bukti sajam jenis parang yang diamankan petugas, Ahad (22/8) pukul 01.30 WIB.

“Malam ini kita mendapat info dari masyarakat bahwa ada orang yang mengamuk sambil membawa senjata tajam, dan anggota kita langsung turun ke TKP. Benar saja, pelaku sedang mengamuk dan membawa sajam,” ujar Kapolsek Ilir Timur 1 Palembang, AKP Ginanjar Aliya Sukmana saat ditemui di Mapolsek Ilir Timur 1 Palembang, Ahad (22/8).

Ia menceritakan bahwa pelaku tersebut juga membacok temannya Muhammad Yunus hingga melukai kepalanya, dan dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang.

“Penyebabnya pelaku membacok korban karena halusinasi. Hal tersebut diakui pelaku bahwa sebelum kejadian pelaku sempat mengkonsumsi narkotika jenis sabu, dan anggota juga berhasil menemukan barang bukti tersebut di rumahnya,” jelas dia.

Setidaknya anggota Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang digunakan pelaku di rumahnya beserta juga pirek dan korek api. Tidak hanya itu, terlihat juga tetesan darah korban di teras dan dalam rumah pelaku.

“Atas kejadian itu, pelaku terjerat pasal undang-undang darurat karena membawa senjata tajam, dan Pasal 351 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” pungkas dia.

Sementara menurut pelaku Oskar, ia mengaku bahwa dirinya melihat bahwa korban Yunus ingin menikam pelaku, namun takut didahului pelaku. Dari keterangan pelaku, barang haram tersebut dibelinya seharga Rp 100 di daerah Tangga Buntung, Palembang. [Andre]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here