OKI, Beritakajang.com-Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (Polres OKI) melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) pada Selasa (20/10/2026) siang.
Sejumlah jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM), Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba), Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasattahti) dan sejumlah kapolsek di wilayah hukum Polres OKI.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah dengan masuknya Pamin 2 Subbagrenmin Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan yang sebelumnya di jabat oleh Iptu Heri Kesuma Jaya
Kini dipercaya menjadi Kapolsek Jejawi gantikan Iptu Adi Usman.
Ditemui usai serah terima jabatan,
Iptu Heri Kesuma Jaya, atau yang lebih dikenal Heri Gondrong (Hergon) mengungkapkan dirinya sudah sedikit banyak memahami karakteristik wilayah Jejawi.
“Kebetulan mertua saya juga di OKI, jadi sedikit banyak sudah pahamlah dan penugasannya ini bagaikan pulang kampung,” ungkapnya.
Sebagai Kapolsek baru, Hergon berkomitmen untuk menjalankan seluruh program-program dari pimpinan kepolisian, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polres.
“Tugas dari program-program Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, Bapak Kapolres sampai ke Kapolsek ya tetap kita jalani dan akan kita laksanakan,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, Hergon berencana memetakan situasi dan kondisi keamanan di Jejawi.
“Mungkin melihat situasi sekarang, kita akan evaluasi dulu, fokus ke mana. Terus mungkin banyak lagi program dari Bapak Kapolda, itu tetap kita jalankan,” tambahnya.
Saat ditanya terkait pandangannya terhadap masyarakat Jejawi, Iptu Heri memberikan apresiasi positif.
“Masyarakat OKI itu kan seluruhnya, di mana pun tempat, namanya ramah kan. Apalagi kita kan orang Timur, jadi kita harus bisa bawa adat istiadat setempat,” ungkapnya.
Selain itu. Ia berharap masyarakat Jejawi bisa bersinergi dengan pihak kepolisian, khususnya mencegah peredaran narkoba dan kenakalan remaja.
“Kalau bisa, apa yang namanya bentuk-bentuk narkoba, kenakalan remaja, kayak gitu ada inilah, imbauan, sosialisasi. Tetap kita nanti datang, program-program itu kita datang ke sekolah, kita temui tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, seperti itu kan,” paparnya.(ron)
































