Beranda Palembang Aliansi Kemanusiaan Untuk Palestina di Palembang Gelar Aksi Penggalangan Dana

Aliansi Kemanusiaan Untuk Palestina di Palembang Gelar Aksi Penggalangan Dana

119
0
BERBAGI
(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Palembang, Beritakajang.com – Masyarakat Sumsel yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Untuk Palestina melaksanakan kegiatan aksi solidaritas penggalangan dana untuk warga negara Palestina, Ahad (12/11/2023) pagi, di lapangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Dr. Conie Pania Putri SH MH mengatakan, dirinya bersama organisasi lainnya kembali mengikuti aksi bela Palestina di Palembang dalam rangka menyuarakan dengan lantang dukungan terhadap saudara – saudara kita yang ada di Palestina.

“Dimana saudara kita sudah 34 hari ini mendapat agresi militer dari zionis Israel, hingga banyak yang menjadi korban meninggal dunia,” ujar anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Palembang tersebut.

Conie mengajak kaum perempuan, khususnya di Kota Palembang dan Indonesia untuk ikut dengan lantang menyuarakan kemerdekaan bagi saudara-saudara kita di Palestina.

“Ingat satu hal jangan lupa, setiap doa panjatkan untuk saudara kita di Palestina. Dan mari kita dukung fatwa MUI untuk memboikot seluruh produk – produk Israel dan negara yang mendukung kekejaman Israel. Jangan dipakai lagi, jangan kita bagian dari pembantaian saudara – saudara kita di Israel,” katanya.

“Masyarakat Sumsel turut mendoakan kedamaian kondisi bangsa Palestina sekaligus mengajak untuk menggalang dana kemanusiaan bagi masyarakat Palestina yang terkena musibah,” ungkap dia lagi.

Conie menuturkan, di tempat ini pihaknya ikut mendoakan dan menyuarakan aspirasi sebagai warga negara Indonesia sebagai sesama muslim agar pemerintah Indonesia dapat berperan aktif terhadap penghentian peperangan ini.

“Terutama permintaan kita adalah pemerintah bisa menyuarakan di Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), yakni untuk membuka pintu Raffah, pintu Mesir agar bantuan – bantuan kepada saudara – saudara Palestina bisa masuk. Kedua agar bisa menyuarakan gencatan senjata antara Israel dan Palestina, karena perang semakin membabi buta dan sudah melanggar aturan – aturan dalam perang,” jelas Conie yang juga Dosen S2 Hukum Universitas Kader Bangsa (UKB) ini.

(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Perempuan yang juga Aktivis 1998 ini mengajak saudara muslim lainnya ikut mendoakan dan mendukung Palestina.

“Kepada rekan seiman, jangan berada di pihak abu – abu, harus menyuarakan, mendukung, dan mendoakan perjuangan saudara kita di Palestina,” tegasnya.

“Khusus dari 8.000 korban, ada 3.500 anak – anak, dan 2.000 itu adalah korban perempuan. Maka dari itu kami dari kaum perempuan menyuarakan untuk menghentikan peperangan ini. Segera melakukan gencatan senjata, karena korban dari peperangan ini adalah lansia, ibu – ibu, dan anak – anak. Kita disini juga tetap semangat memperjuangkan ini, semangat menyuarakan dan ikut mendoakan,” tutupnya. (Andre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here