Palembang, Beritakajang.com Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM membuka acara rapat kerja fungsi SDM di jajaran Polda Sumsel, bertempat di Gedung Grand Atyasa Convention Center, Kamis (23/7/2020).
Acara ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sumsel, Wakapolrestabes Palembang, Wakapolres Jajaran, Kasubbagrenmin, Kabag Sumda jajaran, dan para Kasi Propam jajaran Polda Sumsel.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa SDM adalah bagian dari diri kita sendiri. “Apabila kita berhasil berarti SDM-nya baik. Sebaliknya, apabila diri kita buruk, berarti SDM kita gagal,” ujarnya.
“Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Polda Sumsel dengan berbagai inovasinya adalah milik bersama, bukan milik perorangan atau kelompok. Setiap personel Polda Sumsel harus berlomba-lomba berinovasi serta berkreatifitas, terutama dalam menunjukan prestasi kinerja yang positif untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” jelas Kapolda.
Di era mileneal ini, lanjut Kapolda, Polri tentunya harus mengikuti perkembangan zaman. Jangan berguru di masa lampau, yang tentunya akan mengakibatkan kita tergerus oleh zaman. Karena sejatinya apa yang kita tanam, baik dan buruk, maka hal itulah yang akan kita petik atau kita tuai.
“Untuk itu, marilah kita bersama menciptakan dan mencetak SDM yang unggul, berprestasi, modern dan terpercaya. Yang nantinya di tangan insan-insan Bhayangkara muda inilah Polri akan dibawa arahnya untuk semakin baik, karena tugas dan tanggung jawab Polri kedepan juga akan semakin berat dan penuh tantangan,” tegas dia.
“Kepercayaan yang diamanahkan masyarakat kepada Polri pun menjadi salah satu kunci untuk kita semua semangat untuk melakukan setiap pelaksanaan tugas yang terbaik dalam memberikan berbagai macam bentuk pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum dalam menciptakan situasi kondisi kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah Sumsel,” tambah Kapolda lagi.
Kapolda berharap, semoga acara rapat ini mampu menjadi jalan atau jembatan bagi anggota, khususnya yang memiliki permasalahan intern di masing-masing satker yang berkaitan dengan SDM untuk dapat dicarikan jalan keluar yang terbaik.
“Karena setiap permasalahan yang terjadi pasti memiliki jalan keluar atau penyelesaian, serta memotivasi seluruh peserta yang hadir agar ada hasil sebuah produk SDM yang sesuai dengan hasil diskusi bersama. Sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Kapolda. (Bakrie)