Beranda Palembang Komandan Kelompok Pasukan 8 Pengibar Bendera di Istana Negara Ternyata Asli Wong...

Komandan Kelompok Pasukan 8 Pengibar Bendera di Istana Negara Ternyata Asli Wong Palembang

144
0
BERBAGI
(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Palembang, Beritakajang.com – Siswa SMA Negeri 1 Palembang, Seta Bintang Wirasatya RA (15), yang menjadi Komandan Kelompok Pasukan 8 Pengibar Bendera di Istana Negara pada Kamis (17/8/2023) kemarin, ternyata asli wong Palembang dan sejak SMP sudah menerapkan gaya hidup disiplin.

Diketahui bila Bintang mewakili Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan Keyla Azzahra Purnama yang merupakan siswi SMA Negeri 4 Lubuklinggau.

Seta Bintang Wirasatya memimpin kelompok yang beranggotakan Nathaniel Shawn Edgar Sondakh sebagai pembentang bendera serta Alfin Al Farisi sebagai pengerek bendera.

Ayah kandungnya, Aipda Reksen Arisandi, yang juga anggota Paminal Polrestabes Palembang mengatakan bila anak pertamanya tersebut menjalani perjalanan yang panjang hingga dapat mewakili Sumsel.

“Perjalanan anak kita itu cukup panjang, bersaing dengan 400 peserta di tingkat kota dan melaju ke tingkat provinsi, sehingga dia terpilih berdua bersama rekannya perempuan ke Istana,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Jumat(18/8//2023).

Remaja yang duduk di SMA Negeri 1 Palembang kelas 11 IPA ini sejak bulan Juli 2023 lalu di karantina.

“Selama satu bulan penuh dia disana bulan Juli di karantina, sampai dengan hari H (upacara kemerdekaan). Posisinya sekarang juga kita tidak menyangka bisa jadi Komandan Kelompok 8, padahal di Jakarta kami tidak ada satupun yang kenal orang disana,” kata dia.

Sebelum pelaksanaan upacara bendera, Bintang sempat meneleponnya.

“Pa, doakan saya bertugas nanti, dia bilang. Saat hari H, kami sebagai orang tua juga gugup melihatnya, rasa mau tumbang walaupun dia sudah latihan,” jelasnya.

Dan setelah upacara, Aipda Reksen beserta istri merasa tenang dan senang melihatnya melakukan tugas dengan lancar.

“Saat ini juga dia masih sibuk, katanya masih bertemu dengan menteri,” katanya.

(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Ucapan rasa terimakasih juga disampaikan anaknya kepada Gubernur, Kapolda, dan lainnya.

“Ia juga berpesan terimakasih kepada Gubernur, Panglima, Pangdam, Kapolda, dan guru di sekolahnya yang telah memberikan support dan dispensasi bisa mengikuti upacara tersebut,” tegas dia.

Suami dari Bripka Novita ini juga mengungkapkan bila anaknya tersebut akan tetap mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Kalau cita-cita nanti dia sendiri bilang mau masuk Akpol atau Akmil. Kalau saya sih tidak mengarahkannya ke mana, kita hanya mendukungnya dalam pilihannya tersebut,” tutup dia. (Andre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here