Beranda OKI Madira Vaksinasi Kodim O402/OKI-OI Diserbu Masyarakat

Vaksinasi Kodim O402/OKI-OI Diserbu Masyarakat

293
0
BERBAGI
Suasana vaksinasi yang digelar Kodim 0402/OKI-OI. [Sumber Foto : Beritakajang.com/Ronald]

Kayuagung, Beritakajang.com – Pelaksanaan serbuan vaksinasi Kodim 0402/OKI-OI yang diselenggarakan di Makodim setempat mendapat antusias dari masyarakat, Rabu (25/8).

Pantauan di lapangan, ratusan masyarakat terlihat ramai mengantre dan mengikuti tahap-tahapan vaksinasi, mulai dari pendaftaran, tensi darah, pengecekan riwayat penyakit, skrining, hingga divaksin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Serbuan vaksinasi massal inikan merupakan perintah dari Panglima TNI pada seluruh jajaran di seluruh Indonesia.  Sehingga kami turut berperan serta dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kodim yaitu Faskes Kayuagung,” ungkap Dandim 0402/OKI-OI, Letkol CZI Zamroni S.Sos.

Ditambahkannya, untuk pekan ini target mereka ialah 2500 vaksin karena mendapatkan sekitar 250 vial, dengan harapan bisa menjangkau ke beberapa daerah. Sehingga berpindah-pindah dan tidak hanya di Makodim saja.

“Dan Alhamdulilah, minat masyarakat untuk divaksin sangat tinggi, itu artinya ada kesadaran dari mereka. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa mencegah tertularnya Covid-19,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, harapan mereka juga dengan adanya distribusi vaksin ini kegiatan lancar dan setiap fasilitas kesehatan terdistribusi merata. Baik di departemen kesehatan, TNI, Polri dilaksanakan bersama-sama.

“Syaratnya ya KTP, NIK, dan yang jelas ada nomor yang bisa dihubungi, karena nanti setelah vaksin dia akan mendapat SMS berupa hasil vaksin. Dan untuk tahap kedua belum ada perintah, biasanya juga 28 hari jaraknya dari vaksin pertama. Kemungkin akan digelar di Makodim lagi,” tuturnya.

Disinggung apakah vaksinasi ini untuk masyarakat OKI saja, dia menerangkan kalau distribusinya ke Kodim OKI, maka vaksinasi harusnya untuk masyarakat OKI. Hanya saja sekarang tidak ada batasan alamat KTP yang penting ada KTP.

Sementara itu, Heri (47) warga Desa Sri Jabo, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir yang telah divaksin mengatakan, dia mau mengikuti karena sudah banyak orang yang divaksin.

“Selain itu penting jugakan untuk bepergian jauh, karena biasanya harus menunjukkan bukti vaksin. Dan kalau menurut saya, vaksin tadi biasa-biasa aja tidak merasakan sakit,” tutupnya. (Ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here