Beranda HL APD Mulai Disalurkan ke Tim Medis Rumah Sakit Rujukan di Sumsel

APD Mulai Disalurkan ke Tim Medis Rumah Sakit Rujukan di Sumsel

471
0
BERBAGI

Palembang, Beritakajang.com – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs Priyo Widyanto MM menghadiri kegiatan penyerahan bantuan peralatan medis terkait penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A.Rivai Kelurahan Sungai Pangeran Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Jumat (27/3/2020) kemarin.

Prosesi penyerahan bantuan dihadiri oleh seluruh pejabat Pemerintah Provinsi Sumsel dan seluruh unsur pimpinan daerah Provinsi Sumsel serta beberapa pejabat di jajaran Polda Sumsel.

Kapolda disela kegiatan menjelaskan, bahwa bantuan peralatan medis itu sendiri berupa alat pelindung diri (APD), rapid test serta cairan disinfektan, yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru kepada tim medis rumah sakit rujukan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Kapolda, penyerahan beberapa peralatan medis ini terkait dengan penanggulangan serta pencegahan penyebaran virus Covid-19, mengingat situasi dan kondisi yang terjadi pasca peningkatan status dari waspada menjadi tanggap darurat.

“Saya kira ini salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan para petugas medis yang melakukan penanganan terhadap kasus penyebaran virus ini. Para petugas medis ini kan juga sangat rentan terpapar virus Covid-19,” akunya.

Kapolda juga menjelaskan bahwa APD yang disalurkan saat ini berjumlah 2.000 set yang terdiri dari 5 paket alat pelindung diri (APD) yang setiap paketnya berisi 20 kotak masker, 15 cover all, 15 sarung tanga panjang, 15 sarung tangan biasa, 15 cover shoes, 15 masker N95, 5 kacamata google, 5 sepatu boots, dan rapid tes.

Usai menghadiri penyerahan bantuan peralatan medis, Kapolda bersama Gubernur Sumsel dan rombongan bertolak ke Jakabaring Sport City untuk melakukan pengecekan wisma atlet yang rencananya akan dijadikan ODP Center.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumsel H Herman Deru saat tiba di lokasi mengatakan, bahwa ODP Center di Sumsel akan mulai beroperasi pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020. Deru juga mengaku ODP Center ini bukan tidak mungkin nantinya juga akan menjadi tempat untuk menangani kasus pasien dalam pengawasan (PDP).

“Tempat ini merupakan screening awal pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan di Provinsi Sumsel. Setelah diperiksa apakah cukup isolasi secara mandiri, atau isolasi disini atau menjadi pasien, nah kalo PDP kita akan memberikan rujukan ke RS yang telah kita tentukan,” tandasnya. (Bakrie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here