
Palembang, Beritakajang.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) (Provinsi (Prov) Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu wadah untuk mempersatukan kembali orang Batak yang terdiri dari lima (5) Puak dari suku Mandailing, Toba, Karo, Simalungun, dan lain-lain.
Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumsel Hotniel Simorangkir S.Kom mengatakan, dari kelima Puak ini sediri, DPD PBB Sumsel mencoba merangkul kembali dengan tidak membeda-bedakan agama.
“Artinya, disini supaya apa yang menjadi tujuan kita nanti dapat tercapai. Apa yang selama ini sudah pecah, terutama yang membedakan agama menjadi salah satu faktornya,” kata dia, Sabtu (25/12).
Lanjut Hotniel menggungkapkan, terbukti dengan adanya PBB ini perbedaan sekarang sudah tidak ada, bahkan PBB Sumsel sudah mulai solid. Hal inipun terbukti, PBB Sumsel ini sendiri sudah terbentuk di 15 kabupaten/kota, termasuk juga Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan juga sudah terbentuk.
Di dalam organisasi PBB ini sendiri tujuannya untuk sosial, salah satunya membantu masyarakat yang memerlukan bantuan, baik itu dibidang sosial, hukum, dan lain-lain. Tidak hanya itu saja, PBB Sumsel akan tetap menjalin kerjasama dengan pemerintah setempat.
“Kita DPD PBB sendiri akan tetap melakukan audiensi, sehingga PBB sendiri dapat lebih dikenal di masyarakat dan pemerintah,” ujar Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumsel, Hotniel Simorangkir SKom, saat ditemui di kediamannya, di Jalan Naskah Palembang.
Masih Hotniel menuturkan, terbukti di hari perayaan Natal ini sendiri DPD PBB Sumsel berkoordinasi dengan Polda Sumsel dan Polsek-polsek setempat, agar dapat membantu mendampingi kepolisian supaya suasana kondusif dalam pengamanan gereja-gereja. Dan itu semua telah sebar di semua gereja, sehingga PBB Sumsel dapat bersinergi. Sesuai dengan tema pada perayaan Natal untuk hari ini, ‘kasih untuk persaudaraan’.
“Sehingga rutinitas kita dapat terlaksana dan sesama kawan muslim juga tetap kita libatkan. Tidak hanya itu, jika pada saat nantinya ada lebaran-lebaran hari agama muslim, kita juga ikut berperan di dalamnya. Disamping itu juga, kita sudah berkoordinasi dengan Banser Nahdatul Ulama (NU) dan ormas-ormas lintas agama,” tuturnya.
Hotniel berharap kepada pemerintah agar tetap besinergi dan berkolaborasi, sehingga kedepannya nanti apa-apa yang kita butuhkan untuk membesarkan PBB Sumsel jangan sampai ada kendala. [MD]