Palembang, Beritakajang.com – Kampung Cantik Delft in Palembang resmi dilaunching oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Selasa (29/3) sekira pukul 10.00 WIB, di Jalan Kadir TKR, Lorong Serumpun, RT 32, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Kota Palembang.
Hadir juga dalam launching ini Walikota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Komandan Daerah Militer (Dandim) Letkol Infanteri Sumarlin Marzuki, dari Kejaksaan, Kapolsek Gandus AKP Kusyanto, Kasat Narkoba Kompol Mario Ivanry dan jajaran pemerintah setempat.
Dalam acara juga sempat diadakan pelepasan bibit ikan, bidar mini serta pembagian hadiah dan vaksinasi gratis kepada masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan bahwa pemerintah provinsi dan Kota Palembang sangat mendukung program dibuatnya kampung cantik yang ada di Lorong Serumpun, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Kota Palembang.
“Kampung cantik punya produktivitas bukan hanya pemberantasan narkoba di lokasi ini, ada ikannya dan jadi tempat wisata masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Deru meminta untuk tetap menjaga spirit masyarakat untuk menjaga dan merawat kampung cantik.
“Jangan hanya saat launching saja, tetapi selamanya menjaga dan merawat kampung cantik,” ujarnya.
Sementara, Harnojoyo mengatakan semoga kampung cantik ini menjadi percontohan oleh kampung lainnya. “Dan semoga peredaran narkoba bisa diberantas dan tidak ada lagi di setiap perkampungan,” ucapnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto melalui Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan bahwa kampung cantik hadir untuk melakukan pencegahan, antisipasi hingga proses program pembinaan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di daerah 36 Ilir.
“Kita inginkan Palembang bebas narkoba, tawuran, bebas balap liar hingga bebas dari perilaku menyimpang yang sangat meresahkan masyarakat,” jelasnya.
Dirinya mengimbau dengan adanya kampung cantik ini masyarakat dapat memanfaatkannya demi untuk mengalihkan dari menset mereka para pengguna narkoba beralih untuk menjadi yang positif.

Dengan bekerjasama beberapa instansi pihaknya bakal membuat kampung-kampung yang lain sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.
“Kita akan melakukan perawatan dan pemeliharaan untuk kampung cantik ini bekerjasama dengan instalasi terkait demi untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat agar melakukan perbuatan perilaku lebih baik lagi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Andre)