Palembang, Beritakajang.com – Malang dialami Septi (32), warga Tanah Malang Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati ini harus menerima kenyataan melihat anak sulungnya M. Rizki (10) meninggal dunia usai terlibat kecelakaan yang terjadi di Jembatan Musi 2 Palembang, Rabu (23/6) sekira pukul 19.00 WIB.
Menurut dia. kejadian itu berawal saat ia berboncengan bersama ketiga anaknya dengan mengendarai sepeda motor Honda BeAT nomor polisi (nopol) l BG 4147 ABQ.
“Kami hendak pulang ke rumah, tapi ketika di tempat kejadian perkara (TKP) datang mobil kontainer dengan nomor polisi (nopol) BK 8208 VY bermuatan sembako dari Riau menuju Jakarta yang menyalip,” ujar dia, Kamis (24/6).
Namun, kendaraan yang dikendarainya bersama ketiga anaknya itu tersenggol mobil kontainer yang menyalip tersebut.
“Kejadiannya cepat sekali, padahal pas naik motor bonceng bertiga dengan anak, saya itu sudah pelan membawa motor, dan jalan di pinggir sebelah kiri mengarah ke Kertapati. Tapi mobil kontainer dengan cepat menyalip dan menyenggol motor,” jelasnya.
Ia menuturkan, bahwa posisi anak sulungnya yang meninggal dunia pada saat dia bonceng dengan motor duduk di belakang.
“Posisi anak saya yang meninggal dunia itu, duduk di belakang sekali, setelah anak ketiga saya. Jadi posisinya, anak kedua saya duduk di depan saya, anak ketiga dan anak sulung saya,” jelasnya.
Mobil kontainer hijau dengan nopol BK 8208 VY yang menabrak motornya sehingga dia dan ketiga anaknya terjatuh ini langsung diamankan warga dan petugas Satlantas Polrestabes Palembang ke pos Laka Lantas Musi 2 Palembang.
“Mobil kontainer yang menyerempet motor saya itu langsung diamankan warga setempat setelah kejadian. Dan Alhamdulillah ada orang baik yang mengantar kami sampai ke IGD Rumah Sakit (RS) Bari Palembang,” tutupnya. [Andre]