Beranda HL Bupati Pimpin Rapat Evaluasi Tim Satgas Covid-19 KLU

Bupati Pimpin Rapat Evaluasi Tim Satgas Covid-19 KLU

439
0
BERBAGI

Lombok Utara, Beritakajang.com – Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH MH didampingi Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah, SH, Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH serta Danramil Tanjung Kapten Inf. Zainul Fahri memimpin rapat evaluasi Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 KLU bersama MUI setempat, di aula kantor Bupati Lombok Utara, Senin (18/5/2020).

Dalam rapat tersebut, bupati menyampaikan hal yang tidak bisa dilakukan oleh Tim Satuan Gugus Tugas Corona Virus Disease 2019 adalah hal-hal yang bertentangan dengan keputusan pemerintah yang lebih tinggi. Begitupun MUI juga harus mengacu pada keputusan MUI provinsi dan pusat.

“Ayo silahkan cari celah, misalkan saja memberikan rekomendasi yang berbeda dengan provinsi berdasarkan kondisi di tempat masing-masing,” katanya.

Bupati lantas memisalkan MUI Lombok Utara memberi rekomendasi berdasarkan penjelasan dari Dinas Kesehatan boleh melaksanakan sholat Jumat, lalu tidak ada persoalan di MUI Provinsi, ini bagus,” ujar bupati.

Dituturkannya, mungkin MUI bisa membicarakan hal itu karena berkaitan dengan ibadah. Tentu akan dilaksanakan apapun yang menjadi rekomendasi MUI berdasarkan pandangan Kepala Dinas Kesehatan.

“Sementara ini belum ada perubahan, karena yang dibahas oleh MUI kemarin hanya berkaitan dengan sholat Idul Fitri dan pawai takbiran,” jelas orang nomor satu di KLU ini.

Dihadapan awak media, bupati mengatakan terkait pelaksanaan sholat Idul Fitri, pemerintah mengacu pada rekomendasi MUI Indonesia yang menjelaskan masyarakat diperbolehkan melaksanakannya, terutama di daerah-daerah yang memang sejak awal aman dari wabah Covid-19.

“Pelaksanaan sholat Idul Fitri harus mematuhi dan melaksanakan protokol Covid-19 secara ketat, seperti mengenakan masker, bawa sajadah sendiri, cuci tangan sebelum masuk masjid, dan khatib mempercepat khatbahnya,” terangnya.

Adapun kegiatan silaturahmi juga dibatasi. Saat ini (sementara) salaman sambil berpelukan itu dibatasi, demi keselamatan bersama.

“Tempat hiburan seperti pantai, air terjun, kolam juga akan kita tutup, karena juga bagian dari rekomendasi MUI,” tutupnya. (Sas/Humaspro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here