OKU TIMUR, Beritakajang.com – Luapan sejumlah sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi menerjang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Peristiwa banjir yang terjadi sejak Kamis (8/1/2025) itu mengakibatkan 1.359 rumah warga di empat kecamatan terdampak.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD OKU Timur, hingga Jumat (9/1/2025) pukul 17.00 WIB, banjir terdiri dari banjir bandang, banjir genangan, serta banjir luapan sungai.
“Kondisi mutakhir, banjir perlahan mulai surut,” demikian keterangan tertulis BPBD OKU Timur dalam laporan resminya.
Banjir dipicu curah hujan sangat lebat yang mengguyur wilayah OKU Timur dan daerah sekitarnya selama beberapa hari terakhir. Hujan tersebut menyebabkan luapan Sungai Muara Balak, Sungai Macak, serta sejumlah anak sungai lainnya, hingga merendam permukiman warga.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. Kecamatan Belitang II menjadi wilayah paling terdampak dengan 871 rumah/KK terendam. Disusul Semendawai Suku III sebanyak 261 rumah/KK, Belitang Mulya 126 rumah/KK, dan Belitang III 101 rumah/KK.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) OKU Timur, Syupriadi, menilai keterbukaan informasi dan kecepatan pelaporan kebencanaan sangat dibutuhkan dalam situasi darurat.
“Informasi yang cepat, akurat, dan terbuka sangat penting agar tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat. Media dan BPBD perlu terus berkoordinasi demi memastikan publik memperoleh data yang jelas,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar seluruh pihak fokus pada keselamatan warga dan percepatan pemulihan pascabencana.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Setelah air surut, pendataan kerusakan dan kebutuhan warga mesti dilakukan secara cermat,” tambahnya.
BPBD OKU Timur memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, warga terdampak sebagian mengungsi ke rumah kerabat dan balai desa setempat.
Dalam penanganan bencana, BPBD OKU Timur telah melakukan kaji cepat, menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk evakuasi dan pendataan, serta menyalurkan bantuan logistik berupa 500 paket sembako dari Gubernur Sumatera Selatan dan 100 paket sembako dari Bupati OKU Timur.
Selain itu, dapur umum dan posko kesehatan telah disiagakan di wilayah terdampak. (®)
































