Beranda Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra: Wilayah Banyuasin Aman dari Karhutla

AKBP Ferly Rosa Putra: Wilayah Banyuasin Aman dari Karhutla

107
0
BERBAGI
(Sumber Foto Beritakajang.com/Pirman)

Banyuasin, Beritakajang.com – Terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), puluhan mahasiswa melakukan aksi demo di kantor Gubernur Sumsel, Kamis (21/9/2023).

Aspirasi mahasiswa ini diterima langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, bertempat di halaman kantor Gubernur Sumsel.

Pada kesempatan itu, Herman Deru sangat menghargai perjuangan puluhan mahasiswa yang menanyakan masalah asap tersebut.

“Artinya kita menghadapi asap akibat karhutla,” kata Deru.

Herman Deru mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Pemprov Sumsel bersama TNI-Polri hingga bupati dan walikota yang daerahnya terdampak karhutla sudah dilakukan semaksimal mungkin.

“Upaya Pemprov Sumsel dan jajaran bersama TNI-Polri sudah berjalan, bahkan 10 bupati dan walikota terlibat langsung serta upaya yang dikerahkan semaksimal mungkin,” ujar dia.

Seperti, lanjut Herman Deru, mulai dari pemadaman dari darat hingga helikopter water bombing. Termasuk juga melalui teknologi modifikasi cuaca.

Sementara menyikapi hal ini, Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK saat dikonfirmasi mengatakan, dalam wilayah hukum Polres Banyuasin saat ini aman dari karhutla. Juga pihaknya bersama stakeholder terus berupaya dalam mengatasi permasalahan karhutla tersebut.

Kapolres menginginkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam mencegah terjadinya karhutla, salah satunya dengan terus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar mereka sadar dan patuh terhadap setiap ketentuan yang berlaku terkait pembukaan lahan maupun pemanfaatan hutan.

“Masalah karhutla menjadi tanggung jawab bersama, karenanya kita diharapkan mampu mengemban tugas tersebut melalui kerjasama dan koordinasi yang baik,” ucap Kapolres AKBP Ferly Rosa Putra SIK, Jumat (22/9/2023).

Melalui kerjasama tersebut, harapnya, dapat membuahkan hasil yang diinginkan yakni mewujudkan Kabupaten Banyuasin khususnya, dan umumnya wilayah Sumsel yang bersih dan bebas dari kabut asap yang berbahaya dan berdampak pada sektor pendidikan. Kemudian berdampak pada kesehatan, transportasi dan sebagainya akibat adanya kebakaran hutan atau lahan yang mungkin bisa terjadi, baik di Kabupaten Banyuasin maupun di kabupaten lainnya yang ada di Sumsel, maupun pemukiman padat penduduk dan wilayah sekitarnya.

“Sebagai lini terdepan, kita harus mampu melaksanakan berbagai langkah dan upaya yang tepat agar karhutla bisa diantisipasi dan dicegah,” tegas Kapolres.

Ia menyebut, dalam mengatasi karhutla ini pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung seperti mobil dinas Polri, mobil dinas Damkar, rompi, helm safety, mesin selang semprot dan lain-lain yang dimiliki masing-masing instansi guna mengetahui kondisi dan kesiapannya dalam mengatasi karhutla. (Pirman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here