
Pangkalan Balai, Beritakajang.com – Menjelang hari raya Idul Adha, pegawai non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin dikabarkan belum gajian selama hampir 2 bulan terakhir.
Dari informasi yang beredar, hal ini disebabkan karena diduga kas daerah Pemerintah Kabupaten Banyuasin kosong.
“Kas kita lebih kurang ada Rp 103 miliar. Tapi memang, semua anggaran itu kan ada peruntukannya. Ada beberapa hal peruntukan yang dananya belum ditransfer dari pusat maupun dari provinsi. Jadi kalau kosong tidak ada, itu isu hoax,” tegas Bupati Banyuasin Askolani saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Rabu (14/7).
Ia kembali mengatakan, 3 hari yang lalu terlah berkoordinasi dengan Bagian Keuangan Daerah (Pak Bagio). Dan saat ini uang di kas Banyuasin masih cukup.
Menurut Askolani, sangat tidak mungkin kas pemerintah daerah kosong. “Uang kas daerah Banyuasin masih banyak sebesar Rp 103 Miliar. Dengan dana sebesar itu, kondisi keuangan cukup dan stabil,” tambah dia lagi.
“Masalah belum gajian itu, kata dia, teknis kegiatan masing-masing, dan bukan soal kas daerah. Mungkin isu belum gajian ini dihubung-hubungkan dengan kas kosong, tapi saya tegaskan kembali itu hoax,” jelas dia.
“Mungkin ada beberapa porsi anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan yang dananya belum ditransfer, kita kan ada dana DAK, ada dana Bangub dan segala macamnya, mungkin hal itu saja yang masih belum cair,” pungkas bupati. (Ida)