Palembang, Beritakajang.com – Anggota Reskrim Polsek Mariana berhasil meringkus dua dari delapan pelaku begal sadis yang sangat meresahkan warga Desa Sungai Rebo Kecamatan Banyuasin l Kabupaten Banyuasin.
Kedua pelaku bernama Amin (46) warga Seberang Ulu l Palembang, dan Juliadi (43) warga Sungai Rebo, yang berhasil diringkus dan digelandang ke Mapolsek Mariana.
“Kedua pelaku ini telah melakukan pembegalan dan melukai korbannya beberapa hari lalu,” kata Kapolsek Mariana AKP Agus Irwantoro didampingi Kanit Reskrim IPTU Nugroho Panji, Jumat (7/8/2020).
Dijelaskan Agus, delapan pelaku termasuk Amin dan Juliadi, menghadang seorang pedagang asal Palembang yang melintas di Jembatan Sungai Komering pada Ahad (2/8/2020) lalu sekira pukul 05.00 Wib. Korban yang saat itu mengendarai mobil, diadang delapan pelaku yang membawa senjata berupa kayu dan pisau. Para pelaku lalu memaksa korban yang berjumlah dua orang, agar menyerahkan harta benda mereka.
“Delapan orang ini ada yang mengacungkan pisau, benda tumpul. Mereka memaksa korban menyerahkan barang berharga, disertai ancaman,” terang Agus.
Merasa terancam, kedua korban yang merupakan kakek dan cucu tersebut terpaksa menyerahkan beberapa barang, diantaranya dompet, handphone dan beberapa dus minuman yang merupakan barang dagangan.
“Setelah merampas sejumlah barang, pelaku sempat melukai lengan kanan korban bernama Anang yang berusia 66 tahun. Korban terluka, namun beruntung kini sudah baikan,” ungkap Agus.
Polisi yang menerima laporan korban, lalu meringkus kedua tersangka di kediaman masing-masing. Tersangka Juliadi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan petugas saat akan diamankan.
“Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” kata Agus.
Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti kejahatan berupa pisau dan beberapa batang kunci leter T yang diduga digunakan untuk mencuri kendaraan bermotor. Adapun barang berharga milik korban berupa dompet beserta sejumlah dokumen penting dan handphone, juga berhasil diamankan.
“Masih ada enam pelaku lagi yang masih dalam pengejaran. Kami sudah mengantongi identitas pada pelaku,” tandas Agus. (Andre)