Viral Video Prank Bagi-bagi Daging Kurban Isi Sampah, Youtuber Edo Putra Ditangkap Polisi

0
7

Palembang, Beritakajang.com – Pembuat video yang mengangkat konten prank bagi-bagi daging kurban tapi berisi sampah di Youtube, akhirnya diamankan polisi di Polrestabes Palembang.

Keluarga Edo Putra, Youtuber yang membuat video konten prank tersebut, minta pihak berwajib bisa membebaskan Edo atas perbuatannya tersebut. “Mohon solusi terbaik agar bisa jadi pelajaran buat dia (Edo) ke depan. Keluarga ingin Edo dibebaskan,” kata Makmun, paman Edo kepada wartawan di Mapolrestabes Palembang, Ahad (2/8/2020).

Makmun mengatakan, Edo pernah bercerita bahwa ia menjadi seorang Youtuber. Namun Makmun mengaku tak mengetahui persis aktivitas Edo saat menjadi Youtuber tersebut.

Terpisah, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengkonfirmasi bahwa Edo dan seorang rekannya saat ini diamankan di Mapolrestabes Palembang. Namun Anom belum bersedia menjelaskan perihal tindaklanjut video prank dan status Edo saat ini.

“Keterangan lengkapnya besok aja ya. Senin ya,” kata Anom saat dihubungi via telepon.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang diunggah oleh akun Youtuber Edo Putra Official menjadi viral di media sosial. Sebab, Youtuber yang diketahui berasal dari Palembang itu membuat konten seolah membagi-bagikan paket berupa daging kurban, tapi ternyata isinya sampah. Dimana mereka dengan sengaja mengumpulkan sampah ke dalam dua kantong plastik.

“Kami sudah menyiapkan kantong (plastik), dan kami akan bagi-bagikan daging sampah ke rumah-rumah,” kata Edo Putra dalam tayangan itu.

Setelah mengumpulkan sampah ke dalam kantong plastik, keduanya pun mulai berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target prank. Sampai pada mereka menghampiri seorang ibu yang tengah menyapu di teras rumahnya.

“Kebetulan bu ini ada rezeki, ada paket yang isinya daging sekitar 5 kilogram. Tapi jangan dibuka dulu ya bu sebelum saya pergi,” katanya.

Begitu pula dengan korban prank kedua, bahkan ulah Youtuber dengan 10 ribu pengikut ini membuat korban keduanya marah. Hanya saja, menjelang akhir video mereka kembali mendatangi sejumlah rumah korban prank tersebut.

“Masih muda sudah menipu orang tua. Berdosa kamu,” kata salah satu ibu yang menjadi kurban prank mereka.

Edo Putra pun kemudian meminta maaf dan menjelaskan jika hal tersebut merupakan bahan untuk konten prank di video mereka. Selain itu, dirinya juga memberikan sejumlah uang sebagai tanda permohonan maaf.

“Kami adalah orang-orang yang baik, jadi jangan menghujat ya,” kata Edo Putra di akhir video.

Video yang diunggah pada Jumat (31/7/2020) tersebut sudah ditonton 585 ribu kali dan mendapatkan 25 ribu komentar netizen. Bahkan, kebanyakan dari mereka mengecam aksi prank dalam video itu. (Andre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here