Beranda Palembang Muswil ke-VI PW DMI Sumsel: Jadikan Masjid Sebagai Penyatuan dari Komponen Pemerintah

Muswil ke-VI PW DMI Sumsel: Jadikan Masjid Sebagai Penyatuan dari Komponen Pemerintah

197
0
BERBAGI
Foto bersama Asisten I Pemprov Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Sekjen DMI dan Ketua PW DMI Sumsel serta peserta Muswil DMI Sumsel ke-VI. (Sumber Foto Beritakajang.com/Dino)

Palembang, Beritakajang.com – Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengelar musyawarah wilayah (muswil) ke-VI yang dilaksanakan di Hall A Gedung Serbaguna Jakabaring Sport City, Sabtu (28/1/2023).

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumatera Selatan Drs. H. Edward Chandra MH mengucapkan selamat atas terselenggaranya muswil ke-VI DMI Sumsel.

“Mudah-mudahan dalam muswil ini dapat memberikan dan menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kemajuan DMI Sumsel,” ujarnya.

Edwar Candra mengimbau kepada seluruh peserta muswil ini agar dapat melaksanakan musyawarah secara demokratis untuk menentukan pemilihan pengurus.

“Silahkan bermusyawarah untuk memilih yang terbaik. Siapapun itu yang penting visinya adalah untuk mengembangkan DMI dan juga memakmurkan masjid-masjid yang ada di Sumsel,” tukasnya.

Sementara itu Ketua PW DMI Provinsi Sumsel Dr. KA. Bukhori M.Hum menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur atas dukungan dari tamu undangan yang hadir, khususnya Ketua DPRD Provinsi Sumsel Anita Nuringhati dan juga Asisten I Edward Chandra.

Bukhori juga mengatakan bahwa jika semua pemimpin dekat dengan masjid, Insya Allah dapat menjadikan masjid sebagai penyatuan dari komponen pemerintahan.

“Masjid dapat menjadi tempat penyatuan kekuasaan, bukan tempat pemisahan kekuasaan. Mudah-mudahan bapak ibu sekalian yang saat ini sedang menjabat dapat memberikan kebijakan yang dapat mendukung program umat, inilah salah satu langkah ibadah bagi kita semua,” tuturnya.

Lebih lanjut Bukhori menambahkan, bahwa muswil ini terselenggara atas dukungan dari kita semua. Dan masjid adalah pusat serta sentral ibadah, karena yang memuliakan masjid itu adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.

“Marilah kita semua menjadi orang yang beriman kepada Allah, dan inilah tugas kita untuk mengisinya dalam rangka berprestasi kepada hari akhir,” tutup dia. (Dino/MD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here