Beranda Banyuasin PJ Bupati Hani Sofyar Rustam Turun Jabatan, Masyarakat Kabupaten Banyuasin Kecewa

PJ Bupati Hani Sofyar Rustam Turun Jabatan, Masyarakat Kabupaten Banyuasin Kecewa

90
0
BERBAGI

Banyuasin,Beritakajang.com – Pj Bupati Hani Sofyar Rustam diturunkan jabatannya. Hal tersebut menjadi kekecewaan bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin.
Hal tersebut dikatakan oleh Racik seorang pemerhati kepemerintahan.

Ia menyatakan rasa kecewanya atas pemberhentian Pj Bupati Hani Sofyar Rustam, yang menurutnya telah membawa banyak perubahan positif bagi daerah kabupaten Banyuasin Kini, keberlanjutan pembangunan di Banyuasin menjadi tanda tanya besar (18/07/2024)

Kepergian Hani Sofyan Rustam dari jabatannya sebagai Pj Bupati Banyuasin menimbulkan reaksi beragam di kalangan masyarakat, Racik Dikin, warga yang aktif memantau perkembangan pembangunan di Banyuasin, menilai keputusan ini sebagai langkah mundur bagi kabupaten yang tengah berbenah.

Selama masa kepemimpinannya, Hani Sofyan Rustam dianggap berhasil menjalankan program pembangunan yang merata di seluruh kecamatan dan desa. Jalan di Tegal Binangun, desa Sedang/Seterio yang selama ini terabaikan, kini telah diperbaiki, merubah wajah Ibu Kota Pangkalan Balai menjadi lebih modern dan tertata.

Tak hanya itu, normalisasi sungai Boom Barlian juga telah dilakukan, mengatasi masalah banjir yang selama ini mengganggu warga.

Pemilu Februari lalu mencatat peningkatan partisipasi pemilih di Banyuasin, sebuah prestasi yang tak lepas dari ajakan dan himbauan yang dilakukan oleh pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Hani Sofyan. Selain itu, berbagai penghargaan nasional berhasil diraih oleh kabupaten ini selama masa jabatannya.

Nilai reformasi birokrasi juga mengalami peningkatan signifikan. Kabupaten Banyuasin yang sebelumnya mendapat nilai “CC” kini naik menjadi “BB”, berkat perhatian Hani Sofyar rustam terhadap kesejahteraan pegawai dengan meningkatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari 40% menjadi 60%.

Racik Dikin mengungkapkan bahwa kinerja Hani Sofyar jauh lebih aktif dan berorientasi pada kepentingan umum dibandingkan para pendahulunya yang dinilai pasif dalam pembangunan Banyuasin. Ia berharap masyarakat dapat lebih kritis dalam menilai pemimpin daerah, membedakan mereka yang benar-benar membangun demi kepentingan umum dan yang hanya mementingkan kepentingan pribadi.

Lanjut, Racik Dikin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hani Sofyan Rustam yang telah merubah wajah Banyuasin dalam waktu yang singkat, dan berharap program-program unggulan yang telah dimulai dapat dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

“Kami sebenarnya masih sangat ingin ini dilanjutkan atau berkelanjutan oleh bapak PJ Bupati dengan program-program handalnya,” ungkap nya Racik Dikin

Menurut Racik Dikin, Pj. Bupati H. Hani Syopiar Rustam juga tengah berbenah untuk meningkatkan kualitas “Tata Kelola Pemerintahan”, baik pada aspek administrasi, manajerial, SDM, perencanaan, kinerja (orientasi outcome), pengawasan dan pengendalian maupun aspek pertanggungjawaban.

Upaya Pj Hani tsb terbukti menghasilkan LPPD Pemkab Banyuasin melompat jadi berada pada posisi 36 Nasional pada April 2024, dan kembali memperoleh Opini WTP ke-13 kali dari BPK RI.

Dalam hal pengendalian inflasi, Pj Bupati Banyuasin H. Hani Syopiar Rustam juga terbukti berhasil dengan meraih Insentif Fiskal dari Menteri Keuangan (Keputusan Menkeu No.295 Tahun 2024) atas capaian kinerja mengendalikan inflasi dgn raihan skor nomor 2 Nasional.(Pirman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here