Beranda Ogan Komering Ilir Penuhi Panggilan Bawaslu OKI, Sekda Asmar Wijaya Mengaku Videonya Sudah Dipotong

Penuhi Panggilan Bawaslu OKI, Sekda Asmar Wijaya Mengaku Videonya Sudah Dipotong

309
0
BERBAGI
(Sumber Foto Beritakajang.com/Ronald)

Kayuagung, Beritakajang.com – Terkait viralnya video di media sosial (medsos) mengenai ajakan dari Sekda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya yang meminta dukungan kepada seluruh kepala desa (kades) untuk memilih calon legislatif tertentu. Asmar Wijaya mengaku bahwa video tersebut tidak seperti itu.

Sebab kata dia, video tersebut sudah dipotong dan digabungkan lagi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bawaslu OKI Romi Maradona S.Hi usai meminta klarifikasi terhadap Sekda OKI dengan menyodorkan puluhan pertanyaan di Kantor Bawaslu OKI, Kamis (5/10/2023).

Lebih lanjut Romi menjelaskan, ada sekitar 20 hingga 30 pertanyaan yang dilontarkan terkait video tersebut kepada Sekda OKI.

“Kemungkinan besok kita akan memanggil saksi-saksi lagi yang hadir dalam kegiatan atau acara tersebut,” tutur Romi.

Mengenai kebenaran video yang beredar dan viral, Romi menyebut masih perlu mengkaji dan mendengarkan klarifikasi dari saksi lainnya.

“Saat inikan masih proses klarifikasi saksi-saksi, setelah itu baru berlanjut ke tahapan pengkajian yang akan dilakukan minimal 14 hari kedepan,” sebutnya.

Ditegaskan Romi, pihaknya hanya melakukan pengkajian dan tidak memiliki hak untuk memberikan sanksi kepada Sekda.

“Kalau sanksi bukan di kami, tetapi di KASN, kami cuma memberi rekomendasi. Tepatnya kita klarifikasi. Setelah diklarifikasi dan kita kaji, hasil klarifikasi dan hasil kajian itulah yang kita serahkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekda OKI Asmar Wijaya usai diperiksa langsung masuk ke mobil dan meninggalkan kantor Bawaslu OKI.

Di lokasi yang sama, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI Adi Yanto menyebut, Sekda OKI kooperatif dengan memenuhi panggilan dari Bawaslu OKI.

“Terkait video yang beredar, Pak Sekda kooperatif memenuhi panggilan Bawaslu dan sudah memberikan keterangan,” ujar Adi.

Saat disinggung mengenai berapa lama waktu pemeriksaan, Adi menyatakan bahwa tidak diketahui secara pasti. Karena ia berada di tempat yang terpisah.

“Kurang tahu ya (lamanya), karena kami berada di tempat yang terpisah. Walaupun ada di ruangan yang sama,” ujarnya. (Ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here