OKU, Beritakajang.com – Diduga mengidap penyakit jiwa, seorang pria bernama Riduan (28) tega menusuk ayah kandungannya, Syafrudin (67) dengan pisau hingga mengakibatkan 8 luka tusukan di kepala, kuping dan tangan.
Kejadian anak menusuk ayah ini berlangsung di Gang Marcopolo RT 04 RW 02 Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU pada Ahad (12/3/2022) sekira pukul 16. 00 WIB.
Ketua RT 04 RW 02 Kelurahan Talang Jawa, Supandi kepada awak media mengatakan, pelaku penusukan merupakan anaknya sendiri dan sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dibantu warga.
“Kejadiannya sore kemarin. Pelakunya sudah diamankan, karena diduga ganggu jiwa. Pelaku diamankan di kantor kelurahan untuk dibawa ke RS Jiwa Palembang,” jelas dia, Senin (13/3/2023).
Supardi mengatakan, pelaku Riduan diduga mengalami depresi. Hal ini dibuktikan saat ditanya dan diajak berbicara tidak nyambung. Dan keterangan yang keluar dari mulutnya saat diamankan sering berbeda-beda, selain itu pelaku juga sering mengamuk.
“Pelaku diduga depresi berat. Saat dimintai keterangan tidak nyambung dan selalu berontak,” ujarnya.
Peristiwa penusukan ini, kata dia, bermula saat tetangga korban mendengar teriakan minta tolong ayah pelaku dari dalam rumah. Tidak lama kemudian, keluarlah pelaku dari dalam rumah dengan tubuh penuh darah dan tangannya memegang pisau.
Melihat pelaku memegang pisau, semua warga yang kebetulan lagi ada hajatan menjadi takut, ada yang berlari terutamanya ibu-ibu. Dan ada yang memberanikan diri untuk mengamankan pelaku, namun sia-sia karena pelaku melawan.
Berkat bantuan Polsek Baturaja Barat yang saat itu datang atas laporan masyarakat, pelaku bisa diamankan. Dan setelah berkoordinasi dengan pihak keluargan, pelaku dibawa ke kantor lurah,” jelas Supandi.
Lurah Kelurahan Talang Jawa Anggut Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan dia, dirinya menerima kabar sekira jam 4 sore. Setelah terima keterangan dari masyarakat dan berkoordinasi dengan Kapolsek serta anggotanya, diputuskan untuk dibawa ke kantor kelurahan saja untuk diamankan.
Terpisah, Syafrudin (67), korban penusukan oleh anaknya saat dikunjungi awak media di RSUD Ibnu Soetowo menceritakan, sekira pukul 16.00 WIB, ia mau mengambil obat di dalam kamar untuk anaknya Riduan. Saat itu dirinya melihat Riduan sedang kumat penyakitnya.
Saat berjalan menuju kamar, Riduan mengikuti dirinya. Setelah di dalam kamar, tiba-tiba Riduan mengambil dua pisau yang ada di kamar. Melihat itu dirinya mencoba mengambil kedua pisau tersebut dari tangan Riduan, namun Riduan merontak dan menyerang dirinya secara membabi buta dengan pisau.
Karena kalah kuat dan terluka, dirinya berteriak minta tolong kepada tetangga, dan saat itu juga Riduan kabur meninggalkan dirinya di dalam kamar dengan kondisi penuh luka di kepala.
Untuk diketahui, istri Syafrudin sudah lama mengalami gangguan jiwa. Syafrudin memiliki tiga orang anak, dimana anaknya yang pertama dan ketiga juga mengalami gangguan kejiwaan.
Kepada awak media, Jum yang merupakan adik ipar Syafrudin mengharapkan agar ada pihak-pihak yang dapat membantu dan peduli terhadap kakaknya tersebut. (Tanzimi)