Beranda Palembang AKP Dwi Angga Cesario Jadi Kapolsek Termuda di Polrestabes Palembang

AKP Dwi Angga Cesario Jadi Kapolsek Termuda di Polrestabes Palembang

406
0
BERBAGI
Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dwi Angga Cesario SIK M.Si menjadi satu-satunya Kapolsek termuda di wilayah hukum Polrestabes Palembang. (Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Palembang, Beritakajang.com – Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dwi Angga Cesario SIK M.Si menjadi satu-satunya Kapolsek termuda di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

Pria kelahiran Kabupaten Sleman pada 8 Februari 1993 itu, kini menjabat sebagai Kapolsek Kalidoni Palembang sejak Maret 2022 lalu.

Lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 2013 ini pernah dikirim ke Sudan Afrika Bagian Utara dalam mengemban misi perdamaian anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dari tahun 2020 hingga 2022.

“Jadi di PBB itu, saya dari September 2020. Berangkat bersama 140 orang hasil seleksi 600 orang di Mabes Polri,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/10/2022).

Anak kedua dari tiga bersaudara ini menyebutkan, kondisi di Sudan kala itu sedang terjadi konflik internal yang sudah mengarah perang antar suku dan pemberantasan etnis.

“Banyak korban meninggal dunia, orang-orang tidak berdosa menjadi korbannya. Jadi, tahun 2008 PBB turun ke sana (Sudan) membentuk misi perdamaian,” tegas suami dari Varadita Febri Damayanti.

(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Putra dari pasangan Toto Ujianto dan istrinya Sukaryati ini mengatakan, dia bersama 140 anggota Polri lainnya menjadi pasukan perdamaian terakhir.

“Misi dianggap selesai. Saya dan 140 orang merupakan pasukan Indonesia terakhir yang cabut dari situ diikuti dengan yang lain. Setelah itu tidak ada lagi,” katanya.

Lelaki yang genap berusia 29 tahun ini menyebutkan, banyak pengalaman menarik serta ilmu yang didapat selama 1 tahun menjadi anggota Satuan Tugas Garuda Bhayangkara II di Sudan. Diantaranya, lanjut ayah kandung dari Salmahira Anara Maesayu ini, mendapatkan ilmu manajemen serta cara kerja pasukan perdamaian PBB.

“Banyak sekali kisah menarik. Pastinya, pengalaman berharga yang tidak saya dapatkan selama berdinas di dalam negeri, karena situasi berbeda, tempat dinas berbeda, disana sedang konflik,” kata lulusan S2 Universitas Indonesia ini.

“Semoga apa yang saya dapatkan, ilmu-ilmu bermanfaat selama di Sudan, dapat saya terapkan selama berdinasi di Polri maupun saat menjabat sebagai Kapolsek Kalidoni,” tutur mantan Kasat Intelkam Polres OKU Selatan tersebut.

(Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Selain itu, pria yang gemar dengan olahraga sepakbola ini juga mendapatkan pengalaman yang tak pernah terlupakan semasa hidupnya. Dimana dia bersama rekannya menjadi pasukan terakhir yang harus berpindah-pindah lokasi untuk menyebarkan virus perdamaian.

“Waktu itu dari Golo nama daerahnya ke ibukota misi. Kalau normal, biasanya berpindah menggunakan helikopter dan hanya memakan waktu 1,5 jam. Karena konflik kita harus konvoi darat,” tuturnya.

“Jaraknya itu 300 kilometer. Kita tempuh dengan waktu 6 hari 6 malam. Bisa bayangkan medan di Afrika, bagaimana. Kalau di Indonesia, bisa berhenti di rest area, bisa tidur di hotel,” pungkasnya.

  • Nama : AKP Dwi Angga Cesario, SIK. MSI
  • Pekerjaan : Polri
  • TTL : Sleman, 8 Februari 1993

Nama Orangtua

  • Ayah : Toto Ujianto
  • Ibu: Sukaryati

Nama Istri : Varadita Febri Damayanti

Nama Anak : Salmahira Anara Maesayu

Pendidikan :

  • SDN Cetisharjo 2
  • SMPN 8 Yogyakarta
  • SMAN 11 Yogyakarta
  • SI PTIK
  • S2 Universitas Indonesia

Jabatan :

  • Kasat Intelkam Polres OKU Selatan
  • Kapolsek Kalidoni Palembang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here