Kayuagung, Beritakajang.com – Pengurus Bersama Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan Siswa (PB IKA LKS) Provinsi Sumsel bersama PB IKA LKS Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar latihan kepemimpinan siswa angkatan ke-XXI yang diikuti oleh pelajar perwakilan SMA dan SMK se-Kabupaten OKI, bertempat di SMKN 1 Kayuagung, Kamis (30/6).
Dalam kegiatan PB IKA LKS angkatan ke-XXI megusung tema ‘membentuk karakter pemimpin berlandaskan Pancasila’. Turut mengundang Duta Literasi Kabupaten OKI M. Alki Ardhiansyah Iskandar sebagai pemateri.
Duta Literasi OKI M. Alki Ardhiansyah Iskandar mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak penyelenggara IKA LKS, karena diberi kesempatan mengisi waktu sebagai pemateri kepada para peserta latihan kepemimpinan siswa.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak panitia IKA LKS dan para peserta perwakilan SMA dan SMK se-Kabupaten OKI yang telah menyelenggarakan latihan kepemimpinan siswa angkatan Ke-XXI. Semoga kegiatan positif ini akan mengorbitkan para pemimpin muda sebagai next generation,” ungkap Alki Ardhiansyah Iskandar, Kamis (30/6).
Alki mengungkapkan, kepada para pelajar kaum milenial yang saat ini berdampingan langsung dengan digital untuk menggunakan akun sosial media secara bijak, cermat, cerdas dan juga patuh terhadap hukum dan norma-norma berlaku di negara kita.
“Saya sebagai Duta Literasi mengingatkan dan mengajak adik-adik pelajar agar lebih bijak menggunakan akun sosial media masing-masing, terutama dalam menyaring sebuah informasi yang berkembang. Saring terlebih dahulu informasi yang kita baca, apakah berita itu ada unsur bohong (hoax) atau sebuah informasi berita toxic bersifat negatif,” imbuhnya.

Alki berharap kepada semua pelajar yang mengikuti latihan kepemimpinan siswa untuk saling membantu mensosialisasikan literasi digital, agar terciptanya sebuah ekosistem untuk kemajuan Kabupaten OKI.
“Menjadi harapan kita bersama, terutama adik-adik pelajar yang mengikuti latihan kepemimpinan siswa. Mari bersama kita ciptakan ekosistem yang bersih, sehat, bijak, cerdas dan cermat dalam berliterasi digital untuk membangun OKI yang lebih baik lagi, tentunya di dunia digital,” tutup dia.
Sementara itu Ketua PB IKA LKS Sumsel, Yovie Van Houten mengapresiasi hadirnya Duta Literasi OKI sebagai pemateri, sebuah bentuk sinergitas memberikan pencerahan kepada para peserta.
“Kami sebagai panitia mengapresiasi hadirnya Duta Literasi sebagai pemateri, sesuai dengan sinergitas keilmiahan akademisi. Para pelajar IKA LKS harus dibekali dengan literasi-literasi kepemimpinan,” katanya.
Yopie mengatakan, pasca pandemi Covid-19, angkatan IKA LKS Ke-XXI hanya 66 peserta. Pada angkatan sebelumnya jumlah peserta sampai 300 pelajar.
“Untuk jumlah peserta pelajar yang mengikuti IKA LKS saat ini 66 pelajar perwakilan dari SMA dan SMK se-Kabupaten OKI, mengingat pasca pandemi Covid-19 pada angkatan sebelumnya jumlah pelajar yang mengikuti sampai 300 peserta,” katanya.

Ia mengungkapkan, kegiatan IKA LKS mengarahkan para pemuda sebagai calon pemimpin masa depan melalui latihan kepemimpinan siswa.
“Disini kita ingin menunjukan pemuda itu harus melalui proses kepemimpinan, baik ia ingin menjadi sebuah aktivis organisator maupun menjadi calon pemimpin masa depan di Kabupaten OKI. Artinya salah satu candra di muka dari proses kepemimpinan seorang pemuda ada di IKA LKS,” tegas dia.
“Harapan kita IKA LKS walaupun belum terlalu besar sumbangsihnya, kami terus berusaha memberikan pencerahan kepada pemuda dan generasi penerus di Kabupaten OKI, agar lahir para pemimpin melalui proses di IKA LKS,” tutup dia.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Literasi Kabupaten OKI juga memberikan kita suci Alquran kepada seluruh peserta serta bantuan voucher belanja kapada para peserta dalam sesi tanya dan jawab. (Ron)