Beranda Hukum & Kriminal Sakit Hati Dituduh Maling, Ari Waskito Nekat Cekik Ayuk Ipar Sendiri

Sakit Hati Dituduh Maling, Ari Waskito Nekat Cekik Ayuk Ipar Sendiri

487
0
BERBAGI
Ari Waskito saat diamankan di Polsek Gandus Palembang. (Sumber Foto Beritakajang.com/Andre)

Palembang, Beritakajang.com – Sakit hati dituduh maling, Ari Waskito (22) warga Jalan Sosial Komplek MK II Kecamatan Gandus ini, nekat mencekik ayuk iparnya sendiri bernama Ulandari (30), di kediaman korban di Lorong Jambu Kecamatan Gandus, Sabtu (30/10) silam sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun apes bagi pelaku, karena teriakan minta tolong korban didengar warga sekitar, sehingga pelaku diamankan dan diserahkan ke Polsek Gandus Palembang.

Menurut pelaku Ari, ia nekat melakukan aksi tersebut karena sakit hati dituduh mencuri barang milik korban.

“Sudah empat kali saya dituduh maling oleh korban, yang membuat saya sakit hati dan ingin memberikan pelajaran kepada dia, tapi ketahuan warga sekitar, sehingga saya diamankan dan diserahkan ke Polsek Gandus,” ujarnya, Kamis (18/11).

Dirinya menjelaskan, bahwa dia melakukan aksinya dengan cara masuk dari pintu belakang rumah korban.

“Saya melakukan aksi itu menggunakan kain sebagai topeng agar tidak ketahuan. Saya tidak ada niat meghabisi dia, tapi hanya memberikan efek jera saja,” katanya.

Kapolsek Gandus AKP Kusyanto didampingi Kanit Reskrim IPTU Andrian Novalezi mengatakan, bahwa aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku ketahuan oleh warga, akibat teriakan minta tolong korban.

“Dari teriakan itulah pelaku berhasil diamankan warga, kemudian diserahkan ke ketua RT. Setelah itu diserahkan ke anggota kita untuk diproses secara hukum,” jelas AKP Kusyanto.

Dirinya menjelaskan, bahwa motif pelaku nekat melakukan itu didasari sakit hati karena dituduh maling oleh ayuk iparnya sendiri.

“Atas dasar sakit hati itulah, dari keterangan pelaku ke anggota kita nekat melakukan aksi itu, tapi ketahuan warga, dan diserahkan ke kita untuk ditindaklanjuti. Sementara barang bukti yang kita amankan berupa sarung yang digunakan pelaku sebagai topeng,” tutupnya. [Andre]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here