MURATARA, Beritakajang.com-Terkait adanya keluhan warga terhadap kondisi RSUD Rupit yang diduga disebabkan kebocoran atap sampai banjir ke ruangan pasien yang terjadi Sabtu (6/12/2025) sekira pukul 23.00 Wib yang membuat ketidaknyamanan beberapa pasien, Direktur RSUD Rupit angkat bicara.
dr. Lodonna selaku direktur RSUD Rupit menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga pasien maupun pasien atas ketidaknyamanan ini. Ia meyakini bahwa hal ini terjadi akibat dari kebocoran atap yang mengakibatkan banjir di beberapa tempat di RSUD Rupit.
“Sebelumnya memang malam itu hujan deras di sertai angin kencang, dan sepertinya atap tempat pasien dirawat terbuka sehingga terjadinya kebocoran dan banjir,” ungkap dr. Lodonna saat dikonfirmasi, Ahad (7/12/2025).
Ia juga mengatakan dari kejadian itu pihaknya sudah melakukan perbaikan dan melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Sudah kita perbaiki. Kita minta tukang untuk secepatnya memperbaiki atap yang rusak dan bagi keluarga maupun pasien sementara kita pindahkan ke kamar lain. Kita pihak RSUD Rupit menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Muratara terutama untuk keluarga pasien maupun pasien atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden tersebut,” tandasnya. (Hkm)





























