Kayuagung, Beritakajang.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mendukung habis-habisan para atlet yang berlaga di ajang Porprov ke-XIII OKU Raya, mulai dari pembinaan, pelatihan, persiapan hingga pendampingan kepada cabor yang berjuang mengharumkan nama Ogan Komering Ilir di ajang bergengsi tersebut.
“Event seperti Porprov ini mesti mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Tidak hanya pemerintah, termasuk setiap warga Ogan Komering Ilir karena ini adalah olahraga prestasi, dampaknya untuk nama baik OKI,” ujar Ketua KONI Kabupaten OKI, Juni Alfansuri, saat dihubungi, Rabu (24/11).
Juni mengapreasiasi dukungan Pemkab OKI kepada para atlet yang berjuang di ajang Porprov, sehingga sampai dengan hari ini capaian kontingen OKI diluar ekpektasi.
Perolehan medali kontingen OKI sampai dengan Rabu (24/11) pukul 16.56 WIB sebanyak 13 medali emas, 16 medali perak dan 23 medali perunggu.
“Target kita di awal masuk 10 besar sudah cukup. Namun berdasarkan hasil hari ini, mudah-mudahan kita sudah mengunci posisi 6 besar dengan menyisakan beberapa pertandingan lagi yang masih berpeluang mendulang mendali,” terang dia.
Adapun cabang olahraga (cabor) yang masih berpeluang mendulang medali antara lain biliard, muaytai, menembak dan takwondo.
“Untuk taekwondo kita sudah masuk final, kita optimis bisa tambah pundi-pundi medali,” pungkas dia.
Official kontingen E-Sport Kabupaten OKI, Henky Frandeska, bersyukur atas dukungan semangat dan tambahan suplemen bagi timnya yang berlaga di cabor virtual di Islamic Center Baturaja.
“Terimakasih kami difasilitasi, diberi dukungan luar biasa dari Ketua E-Sport OKI sekaligus pendamping cabor (Dinkes OKI). Kepada masyarakat OKI, kami minta didoakan bisa menyumbangkan hasil terbaik pada ajang Porprov kali ini,” pungkasnya.
Inovasi Layanan Publik
Sementara itu di Kayuagung, Pemkab OKI terus meningkat layanan publik melalui berbagai inovasi. Sekretaris Daerah (Sekda) OKI H. Husin, S. Pd MM.M. Pd meminta setiap organisasi perangkat daerah mengoptimalkan layanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.
“Setiap OPD agar terus meningkatkan layanannya melalui berbagai inovasi,” ungkap Sekda Husin saat melauching layanan digital Dokumen Terpadu Elektronik Dinas Pertanahan OKI (Dokter Dispertan), Selasa (23/11).
Melalui Dokter Dispertan, ungkap Husin, Pemkab OKI menyadari akan pentingnya penerapakan sistem e-Government dalam memberikan kepastian penanganan pengaduan sengketa dan konflik pertanahan yang dapat menjangkau masyarakat di seluruh pelosok OKI.

Demikian dengan layanan dasar administrasi kependudukan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten OKI H. Hendri SH MH mengungkapkan jajarannya terus memberi layanan kepada masyarakat bahkan di hari libur.
“Untuk pelayanan administasi kependudukan (adminduk) sekarang sudah bisa dilayani dari desa melalui Posyandukdes. Layanan kita ada 327 desa se OKI. Jadi masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kayuagung kalau mau urus adminduk,” ujar Hendri.
Meski demikian, tambahnya, layanan Capil di hari libur [Sabtu dan Ahad] tetap buka untuk memudahkan layanan. [Ron]