Palembang, Beritakajang.com Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM mengikuti kegiatan gelar Operasional Triwulan III tahun anggaran 2020, bertempat di ruang Rekonfu Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Rabu (7/10/2020).
Dalam kegiatan ini dibahas empat jenis kejahatan triwulan II dan III tahun 2020, yaitu kejahatan konvensional yang turun sebanyak 5,16 persen, kejahatan transnasional naik sebanyak 7,54 persen, lalu kejahatan kekayaan negara naik sebanyak 15,38 persen dan kejahatan berimplikasi kontijensi nihil.
pada triwulan III resiko penduduk terkena tindak pidana sebanyak 33 orang per 100.000 penduduk, sedangkan selang waktu setiap 46 menit terjadi 1 tindak pidana.
Untuk karhutla di wilayah Polda Sumsel, perkembangan jumlah hotspot antara triwulan III tahun 2019 dengan triwulan III tahun 2020 mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 6.973 titik hotspot.
Perbandingan jumlah kegiatan mitigasi dengan jumlah titik hotspot menghasilkan kurva berbanding terbalik. Kegiatan mitigasi yang dilaksanakan oleh jajaran Polres membawa dampak terhadap jumlah hotspot.
Kapolda menyampaikan ucapan terimakasih atas upaya dan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel yang telah bekerja dengan semaksimal mungkin.
“Apabila dalam pelaksanaan tugas ditemukan kendala atau hambatan segera untuk dikoordinasikan dengan pimpinan, agar dapat segera dicari solusi atau penyelesaian permasalahan tersebut. Karena tugas kepolisian kedepan semakin berat, untuk itu jaga kondisi tubuh agar selalu sehat, tingkatkan imun tubuh dengan rajin berolahraga agar tidak terpapar Covid-19,” ujarnya. [Bakrie]