Sekayu, Beritakajang.com – Tidak hanya menguatkan dan memaksimalkan serapan tenaga kerja lokal (TKL) di perusahaan minyak dan gas (migas) saja, namun komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga ingin menyelenggarakan proses rekrutmen yang transparan agar serapan TKL benar-benar berjalan baik.
Hal ini juga dibuktikan setelah tim Disnakertrans Muba yang dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Muba H. Mursalin SE MM bersama Kabid terkait datang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap proses seleksi tes tertulis penerimaan tenaga kerja lokal (TKL) untuk perusahaan industri pengolahan PT Banyuasin Agro Mandiri di Gedung Serbaguna Darmawangsa Satuan Angkatan Darat Arhanud, KM 18 Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Senin (26/4).
Mursalin menjelaskan, bahwa pemantauan yang dilakukannya langsung bersama tim hari ini adalah tes tertulis yang merupakan rangkaian proses penerimaan TKL Musi Banyuasin di PT Banyuasin Agro Mandiri. Dikatakan dia lagi, kedatangannya bersama tim hari ini adalah rangkaian upaya untuk memastikan secara langsung proses seleksi tes tertulis berjalan baik dan lancar.
“Selain itu juga untuk menjamin azas rekrutmen tenaga kerja yaitu terbuka, bebas, obyektif dan adil serta setara tanpa diskriminasi sebagaimana amanat Perda Muba No. 2 Tahun 2020 tentang pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.
“Dan yang paling penting, hari ini kita juga ingin memastikan bahwa seluruh pelamar adalah warga Muba yang dibuktikan dengan KTP dan kartu keluarga Kabupaten Musi Banyuasin, sesuai yang dipersyaratkan,” tambah Mursalin.
Disinggung mengenai jumlah pelamar, Musalin menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tertulis rekrutmen PT Banyuasin Agro Mandiri untuk mengisi 31 posisi jabatan dari 33 orang yang dibutuhkan.
“Mengingat banyaknya pelamar, kami mengingatkan agar peserta dapat melaksanakan seluruh tahapan seleksi dengan sebaik-baiknya, dan meyakinkan bahwa seleksi ini dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas yang bisa dipertanggung jawabkan,” ulasnya.
Sementara itu, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin meminta agar Disnakertrans memaksimalkan pengawasan dalam pelaksanaan rekrutmen. “Ini sangat penting, bagaimana agar proses rekrutmen benar-benar terlaksana secara transparan,” tegas Kepala Daerah Inovatif ini.
Menurutnya, target prioritas bukan hanya serapan TKL asal Muba saja, namun perusahaan di Muba juga benar-benar melaksanakan proses rekrutmen yang transparan baik dan benar. “Pemkab Muba melalui Disnakertrans akan terus mengawasi dan mengawal proses penyerapan TKL asal Muba oleh perusahaan-perusahaan di Muba,” tandasnya.(Tarmizi)