
Palembang, Beritakajang.com – Konferensi Wilayah Luar Biasa (Konferwillub) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumatera Selatan (Sumsel) 2021-2024 berlangsung di Hotel Rids, Jalan Sultan Mahmud Badurudin II KM 11 Kota Palembang, Sabtu (16/10).
Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Drs. Sahrullah SH M.Si mengatakan, tujuan diadakannya korwil ini untuk melakukan kesinambungan kepengurusan IPPAT di Sumsel.
“Dalam suatu organisasi musyawarah luar biasa itu sudah diatur dalam anggaran dasar (AD). Untuk itu ikuti saja mekanismenya yang sesuai dengan aturan, yang sudah diatur dalam anggaran dasar. Harapan kami supaya peserta dapat memilih yang terbaik untuk mereka, yang akan dapat membawa organisasi ini menjadi lebih baik lagi kedepannya,” harap dia.
Lanjut ia mengungkapkan, IPPAT ini sendiri sebagai mitra pemerintah dalam membuat, menertibkan, dan menyusun administrasi pertanahan, sehingga bisa membuat program dan berkesinambungan.
“Apalagi pemerintah sedang menggalakan kegiatan PTSL persertifikatan tanah bagi masyarakat. Target pada tahun 2024 seluruh tanah sudah bersertifikat dan terdata semua,” pungkas dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Luis Brahma Eka Saputra SH M.Kn menambahkan, konferwilub ini dilakukan dikarenakan sudah berakhirnya masa jabatan pengurus wilayah yang lama, karena menurut anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART), apabila sudah diadakannya kongres atau kongres luar biasa dalam masa enam (6) bulan pengurus wilayah itu, harus mengadakan konferensi wilayah. Tetapi karena pengurus wilayahnya tidak melaksanakan konferensi wilayah secara normal, maka dengan inisiatif dari para anggota IPPAT se-Sumsel adakan konferwillub.
“Jadi, konferwillub ini sendiri sudah diatur dalam AD ART secara detail dan jelas dan dapat dilaksanakan apabila mendapatkan dukungan minimal salah satu pengurus daerah, dan itu terlaksana,” ujarnya.
Lanjut dia, syukur Alhamdulillah ada dua (2) pengurus daerah yang mengajukan untuk diadakannya konferwillub. Dari Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin.
“Untuk itu mereka mendorong diadakannya konferwillub, dan anggota-anggota kita sepakat untuk melaksanakan ini,” tuturnya.
Peserta dari konferwilub tersebut sebanyak 200 peserta dari seluruh wilayah Sumatera Selatan. Untuk kandidat yang mencalonkan diri menjadi Ketua IPPAT Sumsel tersebut ada 5 (lima) calon. Dari kelima kandidat tersebut berasal dari Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Kota Palembang.
Ia berharap pengurus baru IPPAT Sumsel yang akan disahkan nanti mampu bekerja secara harmonis, baik internal dan eksternal. [Daud]