Muara Enim, Beritakajang.com – Terkait adanya indikasi dugaan korupsi dan ketidak profesional di dalam tubuh PTBA Tbk membuat aktivis Yones Tober SH angkat bicara.
“Diduga ada indikasi korupsi serta kurangnya SDM di PTBA, berpotensi membuat managemen mempunyai beban berat untuk mempertahankan citra baik perusahaaan saat ini,” terangnya, Kamis (22/9/2022).
“Saya sangat sependapat adanya indikasi korupsi di beberapa proyek PTBA Tanjung Enim. Saya pun memantau, walau belum sempat berkirim surat untuk konfirmasi, khususnya ada dugaan beberapa aktivitas serta proyek yang tidak transparan dalam melakukan kegiatan di lingkup PTBA,” tambah dia.
Selaras apa yang dikeluhkan masyarakat saat ini, kata dia, sangat terasa dampak lingkungan akibat aktivitas tambang di Sungai Lematang yang dilakukan PTBA.
“Sungai Lematang tidak lagi jernih seperti dahulu, yang bisa dikonsumsi langsung oleh masyarakat,” jelas dia.
Sementara itu, Anton Dequin selaku tokoh masyarakat sekaligus aktivis senior memohon kepada pemerintah daerah agar mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan lingkungan sebelum bencana yang lebih besar datang. (Mus)