Beranda OKI Madira Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Kawasan Sepucuk OKI

Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Kawasan Sepucuk OKI

158
0
BERBAGI
(Sumber Foto Beritakajang.com/Kominfo OKI)

Kayuagung, Beritakajang.com – Setelah berjibaku selama 24 jam, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Damkar, Manggala Agni, RPK perusahaan PT Tempirai, Kelantan Sakti, Rambang Agro serta dibantu masyarakat berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Sepucuk Kayuagung Kabupaten OKI.

Bupati OKI H. Iskandar SE meninjau langsung lokasi pada Selasa (5/9/2023), mengapresiasi langkah sigap Tim Gabungan Pemadaman Karhutla Kabupaten OKI.

“Alhamdulillah berkat kerja keroyokan api dapat dikendalikan, meski masih ada titik-titik yang perlu dilakukan pendinginan,” ujar Iskandar.

Kepala BPBD OKI Listiadi Martin menambahkan, tim gabungan terus melakukan pemadaman sejak Senin (4/9/2023) sore hingga malam hari.

Listiadi memperkirakan luas area yang terbakar berkisar 300 hektare.

“Sekitar 300 hektaran, sampai saat ini tim masih melakukan pendinginan di areal terbakar,” jelas dia.

Pemadaman, menurut Listiadi, terkendala akses jalan menuju titik api serta sumber air yang semakin menipis.

“Titik apinya sulit dijangkau sehingga menyulitkan petugas,” ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati OKI meminta pihak terkait untuk membangun sekat kanal pada areal rawan terbakar.

“Sekat kanal ini dibangun untuk menjaga tinggi muka air di lahan gambut agar tetap basah, sehingga tak mudah terbakar,” ungkapnya.

Air yang tertahan, tambah dia, dapat menjadi sumber air dan mencegah kebakaran lahan gambut. Namun karena kawasan yang terbakar termasuk gambut dalam, sehingga tidak bisa langsung diintervensi oleh pemerintah daerah.

“Masuk kawasan konservasi gambut, sehingga kita meminta ke pemerintah pusat maupun Badan Restorasi Gambut menurunkan programnya di lokasi ini,” pinta Iskandar.

Iskandar juga meminta kepada perusahaan untuk peduli dengan areal sekitar HGU perusahaan.

“Jadi jangan kebunnya saja yang dijaga, areal sekitar kebun juga kewajiban perusahaan agar tidak terbakar,” tutupnya. (Ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here