Beranda Palembang Senator Ariniza Nilawati Resmikan Fasilitas Snack Corner ‘CERIA’ Milik Samsat Palembang IV

Senator Ariniza Nilawati Resmikan Fasilitas Snack Corner ‘CERIA’ Milik Samsat Palembang IV

272
0
BERBAGI
Anggota Komite IV DPD RI Ariniza Nilawati. [Sumber Foto Beritakajang.com/Kelly]

Palembang, Beritakajang.com – Anggota Komite IV DPD RI Ariniza Nilawati SE MM mengatakan, ini merupakan inisiatif yang luar biasa dari Samsat Palembang IV, ada fasilitas snack corner ‘CERIA’

“Dari awal saya menjabat menjadi DPD, mereka sudah banyak melakukan inisiatif yang diawali dari pribadi, misalnya Jumat berkah. Untuk anggarannya bermacam-macam, ada yang dari uang pribadi atau kas secara gotong-royong,” katanya usai melauching snack corner di Kantor UPTB SAMSAT Palembang IV, Kamis (23/12).

Lebih lanjut dia menuturkan, kalau secara pribadi, itu sedekah tapi kembali pada pelayanan yang optimal untuk masyarakat. Dikembalikan pada UU No 25 Tahun 2009, bahwa harus memberikan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat.

“Karena setiap masyarakat memiliki hak untuk dilayani secara baik, termasuk salah satunya saat mereka membayar kewajiban pajak. Inisiatif seperti ini jarang dimiliki oleh kepala-kepala SAMSAT lainnya. Artinya, ini bisa menjadi percontohan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, inisiatif ini harus dimulai dari Sumsel terlebih dahulu, baru nanti akan bergerak lebih luas. Namun dirinya selaku wakil daerah akan menyuarahkan kepada wakil-wakil daerah lain supaya mereka memberi arahan atau masukan ke SAMSAT di provinsi, kabupten/kota, agar memberdayakan SAMSAT seperti ini.

“Pasti akan ada yang mempertanyakan anggaran dari mana, untuk itu jangan sampai rutinitas berbuat baik disalah artikan. Karena tidak selamanya perbuatan baik diartikan benar, ini yang harus digaris bawahi,” tegasnya.

Ide dari Kepala UPTB SAMSAT Palembang IV ini, lanjut Ariniza, bisa menjadi bagian untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Karena ini adalah inisiatif yang luar bisa yang bisa menjadi percontohan tidak hanya di seluruh kabupaten/kota, tapi menjadi contoh secara nasional.

Dia berharap, ini tidak hanya serimonial belaka tetapi menjadi suatu kegiatan yang berkesinambungan, supaya masyarakat bisa melakukan penilaian bahwa mereka juga diberikan pelayanan yang terbaik, ketika berniat baik melakukan kewajiban sebagai wajib pajak.

“Ketika ini sudah ada, masyarakat harus sama-sama menjaga, artinya tidak berpikir yang negatif seperti yang saya katakan tadi, bahwa anggaranya ini bukan dari anggaran pemerintah khusus, tetapi dari vendor yang ada keterkaitannya dengan kontribusi mereka. Entah itu melalui saran promosi ataupun CSR,” pungkas dia. (Key)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here