Beranda HL Dikira Rekan Pelaku Jambret, Bripka Reza Sempat Dihajar Warga

Dikira Rekan Pelaku Jambret, Bripka Reza Sempat Dihajar Warga

286
0
BERBAGI

Palembang, Beritakajang.com – Anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang Bripka Muhammad Reza terbaring lemah di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Bari.

Bripka Reza ini baru saja berjibaku mengejar pelaku jambret yang kerap meresahkan warga di Monpera pasar 16 Ilir. Namun saat pelaku hampir ditangkap, Bripka Reza malah ikut dihajar warga karena sempat dikira rekan pelaku jambret.

Berawal saat anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang sedang berpatroli di Jalan Jenderal Sudirman pada Kamis (24/9/2020) siang sekira pukul 13.00 Wib. Polisi yang memang sedang mencari pelaku bernama Ebot tersebut, melihatnya saat sedang bersama seorang pelaku jambret lainnya di Monpera.

Melihat ada petugas, pelaku Ebot lari ke arah Bundaran Air Mancur dan langsung berlari ke atas jembatan Ampera. Sementara rekannya berinisial RK melarikan diri ke arah Jalan Merdeka.

“Pelaku (Ebot) lari ke arah bundaran air mancur dan langsung menuju ke atas Jembatan Ampera,” tutur Bripka Reza saat dijenguk Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kanit Ranmor IPTU Novel Siswandi di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bari, Kamis (24/9/2020).

ketika itu petugas berpencar dan Bripka Reza lalu mengejar pelaku ke atas jembatan Ampera.

“Di atas jembatan Ampera, pelaku ini naik angkot ke Seberang Ulu. Saya nyetop ojek dan mengejar pelaku ini,” ujar Reza.

Sampai di Seberang Ulu, pelaku turun dari angkot dan masuk ke Lorong Sabar, 8 Ulu, Jakabaring.

Bripka Reza pun mengejar pelaku yang masuk ke pemukiman warga itu. Melihat ada kejar-kejaran, warga di Lorong Sabar ikut mengejar pelaku.

Begitu pelaku dapat, warga yang emosi lalu menghajar pelaku bahkan ada yang menggunakan senjata tajam. Pelaku pun dibacok menggunakan parang dan pisau oleh warga.

“Saya lihat pelaku sudah mulai nyerah dan dia dihajar warga, malahan banyak warga bawa parang membacok pelaku ini,” ungkap Reza.

Pelaku yang bersimbah darah karena mengalami luka di sekujur tubuh, akhirnya dapat diselamatkan dari amukan warga.

“Awalnya warga mengira saya temannya pelaku ini, dan saya sempat ikut dipukul. Saya teriak ‘saya polisi’. Baru setelah itu bubar dan pelaku ini berdarah darah tapi masih selamat,” kata Reza dalam kondisi hidung dipasang selang oksigen ini.

Bripka Reza beserta pelaku masih mendapat perawatan di RSUD Bari Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kanit Ranmor IPTU Novel Siswandi menjenguk Bripka Reza mengapresiasi keberanian anak buahnya itu.

“Ini bagian dari risiko Polri dalam memberantas kejahatan. Alhamdulillah, anggota kami baik-baik saja dan tidak kurang suatu apapun. Ini kerja yang bagus dan teladan untuk anggota yang lain,” kata Anom.

Polisi kini sedang melakukan pengembangan untuk memburu satu pelaku jambret lainnya yang sangat meresahkan warga.”Kami sudah mengantongi identitas seorang pelaku lainnya dan kami segera menangkap pelaku,” tegas Anom. [Andre]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here