Tidak Diberi Uang Saat Mengamen, 2 Pemuda Ini Nekat Aniaya Seorang Sopir Truk

Palembang, Beritakajang.com – Dua (2) pelaku kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini akhirnya diringkus anggota kepolisian Unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 134) Polresta Palembang saat sedang berada di lampu merah simpang empat Macan Lindungan Kecamatan lB ll Palembang, Kamis (11/4/2019) sore.

Kedua pelaku yakni AR (17) dan rekannya Muhammad Fadli (23), warga Jalan Parameswara Kelurahan Bukit Baru, diamankan lantaran diduga terlibat dalam aksi curas pada Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 12.00 Wib.

Kejadian tersebut berawal saat korban seorang sopir truk bernama Deni Silalahi (40) yang sedang berhenti di lampu merah, didatangi kedua pelaku yang saat itu sedang mengamen, namun tidak diberi uang.

Hal ini membuat kedua pelaku melakukan penganiayaan kepada sopir truk dengan cara menusuk tangan korban menggunakan paku dan satu buah gitar kecil buat memukul korban. Usai menganiaya korban, kedua pelaku pun merampas uang sebesar Rp500 ribu milik korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edy Winara SIK melalui Kanit Tekab 134 IPTU Tohirin membenarkan kedua pelaku diduga melakukan aksi curas sudah kita amankan.

“Kedua pelaku ini menurut informasi sudah sering melakukan kekerasan terhadap sopir- sopir mobil yang tidak memberi uang saat mengamen,” ungkapnya.

Lanjut IPTU Tohirin, kedua pelaku masih dalam pemeriksaan unit Reskrim.

“Barang bukti yang diamankan satu buah gitar kecil yang rusak akibat memukul korban,” tutupnya.

Sedangkan pelaku Roni, mengakui ia terpaksa menusuk korban pakai paku, lantaran tidak diberi uang ngamen.

“Padahal uangnya saya lihat banyak pak, tapi bapak sopir itu (korban -red) tidak memberi, jadi terpaksa kami rampas uangnya,” pungkasnya. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *