Pelaku Spesialis Bobol Rumah Ini Keok di Dor Polisi

Palembang, Beritakajang.com – Residivis pelaku spesialis bobol rumah keok setelah diterjang timah panas Tim Punisher Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Sabtu (23/3/2019) pukul 15.00 Wib.

Berdasarkan data yang dihimpun, tersangka atas nama Eko Maradona (33) diketahui baru keluar dari hukumannya dengan kasus yang sama. Kemudian dirinya kembali ditangkap petugas dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) lantaran melakukan pembobolan rumah, bahkan kaki kirinya dihadiahi timah panas karena mencoba kabur saat akan ditangkap di rumah mantan istrinya, Jalan Sosial Kecamatan Kemuning Palembang.

Tersangka Eko melakukan aksinya membobol rumah milik Rahmayanti di Jalan Letnan Murod, Lorong Biga, Talang Ratu, Kecamatan Ilir Timur I Sabtu (23/3/2019) sekitar pukul 00.00 Wib, saat pemilik rumah sedang tertidur lelap.

Dengan memanjat pagar, lalu merusak jendela kamar depan menggunakan obeng, Eko berhasil menggasak TV, CD, beberapa unit handphone, tabung gas, dan celengan hingga kerugian korban mencapai lima juta.

“Benar pada hari Jumat malam, saya sendiri membongkar rumah korban dengan obeng lalu masuk ke dalam rumah. Saya ambil TV, CD, tabung gas, handphone dan celengan,” katanya sambil meringis menahan sakit akibat luka tembak di kakinya, Sabtu (23/3/2019) malam.

“Ya pak, barang-barang yang saya ambil belum sempat saya jual, baru saya titipkan keburu saya ditangkap polisi,” beber tersangka Eko.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Yudhi Suhariyadi mengatakan, pelaku merupakan target oparasi pihaknya dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) kasus pencurian dan pemberatan. Pelaku juga residivis dalam kasus yang sama dan baru sekitar dua bulan bebas dari penjara.

Untuk modus yang digunakan tersangka Eko, kata dia, membongkar rumah korbannya di Jalan Letnan Murod Lorong Biga Talang Ratu Palembang dengan merusak pintu jendela kamar, setelah itu pelaku masuk lalu menguras harta korban.

“Pada saat akan ditangkap, pelaku berusaha kabur dan melawan petugas, sehingga kami berikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya. Dari tangan pelaku, kami juga berhasil mengamankan barang bukti yang diambil pelaku di rumah korban yang belum sempat dijual oleh pelaku,” tandasnya. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *