Bandit Spesialis Pecah Kaca Keok Ditangan Petugas Polsek Plaju

PALEMBANG-Beritakajang.com- Specialis Pecah kaca Berhasil diringkus Sat – Reskrim Polsek plaju yakni diketahui pelaku Muhammad Imam Setiawan (28), yang merupakan warga Jalan Sei Gerong, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju Palembang. Imam berhasil dibekuk di seputaran tempat tinggalnya, Jum’at (9/2) lalu sekira pukul 23.00 WIB. Bahkan, dirinya harus dilumpuhkan dengan empat butir timah panas lantaran melawan petugas.

Berdasarkan data dihimpun, tersangka berikut rekannya SD (DPO) sudah beberapa kali melancarkan aksinya. Terakhir beraksi di depan minimarket yang ada di Jalan Kapten Abdullah, Kecamatan Plaju Palembang, Kamis (25/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dimana ketika itu, Dedi Kurniawan (39) turun dari mobil dan menuju minimarket meninggalkan kendaraannya dalam keadaan terkunci. Saat mau pulang, korban melihat kaca mobil bagian depan sudah pecah dan ponselnya sudah tidak ada lagi.

Dihadapan petugas, Imam mengakui perbuatannya, Ia mengatakan tugasnya mengeksekusi mobil yang telah dijadikan target operasi. “Sedangkan teman saya (DS) tugas membawa motor Pak,” ujar tersangka saat gelar dan barang bukti, Sabtu (10/2) .

Melihat korban keluar dari mobil, ia pun turun dari atas motor dan langsung memecahkan kaca mobil menggunakan busi sepeda motor. “Setelah pecah, kacanya saya dorong hingga terbuka dan mengambil ponsel korban Pak,” tambah Imam.

Lanjut Imam, dirinya sudah dua kali melakukan aksi pecah kaca. “Belajar dari internet Pak. Ponselnya saya jual, uangnya untuk bermain warnet dan makan sehari-hari Pak,” ucap residivis kasus sajam ini dan pernah dipenjara tahun 2016 ini.

Sementara itu, Kapolsek Plaju AKP Riska Apriyanti didampingi Kanit reskrim Ipda Juprius mengatakan, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang tersangka.

Kapolsek menyebutkan, IS merupakan spesialis pecah kaca. Hal ini dikarenakan terdapat lima laporan polisi yang masuk di Polsek Plaju. “Kita akan koordinasi dengan Polsek lainnya, diduga masih ada TKP lainnya yang dilakukan tersangka,” tutur Riska.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa, sepeda motor milik tersangka, ponsel milik korban, pecahan kaca dan serpihan keramik dari busi sepeda motor. “Akan kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun,” tegasnya”(@ndre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *